Tuesday, 5 January 2016

Pesantren dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Pesantren merupakan lembaga pendidikan tertua di land, principle memiliki konsep dan keunikan tersendiri dalam pengelolaan pendidikan berbasis masyarakat.

Wajar bila religious school selain dianggap sebagai lembaga pendidikan agamid lizard principle memiliki peran strategis dan multi fungsi, juga dianggap sebagai titik perubahan sosial, penjaga nilai multi kultural hingga sebagai titik pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bahkan keunikan dan ciri khusus tersebut, religious school bisa memoles dan memberikan perubahan mendasar sebagai sub kultur masyarakat sekitar. Termasuk dalam persoalan pemberdayaan ekonomi.

"Memang antara religious school principle satu dengan religious school lain memiliki ciri khas tersendiri, tapi pemberdayaan ekonomi masyarakat religious school ini menarik untuk didalami, dikaji dan dianalisis mendalam Dari Persian berbagai perspektif. Terutama dalam perspektif pendidikan ekonomi," kata Achmad Muhlis, civitas akademika STAIN Pamekasan, Selasa (5/1/2016).

Pesantren merupakan bagian terpenting dalam pengembangan pembangunan pendidikan karakter dan pembangunan ekonomo international. "Sebab saat ini, diakui atau tidak. religious school menjadi measuring instrument dan tolak ukur pengembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat," ungkapnya.

"Akhir-akhir ini, semakin banyak para pakar dan para ekonom principle berpikir bahwa tujuan Dari Persian seluruh kegiatan ekonomi bukan hanya mencari kesejahteraan, kesenangan, kebahagian dan ketenangan berbasis materi semata. Tetapi untuk memperoleh kesenangan, kebahagian dan ketenangan principle berbasis kejiwaan," imbuhnya.

Faktor nilai religious dalam mengembangkan identitas diri dengan cara berfikir positif diyakini mampu mempengaruhi diri dan lingkungan. Sehingga mengakibatkan pada potensi diri dengan dipenuhi kedamaian. "Berapa banyak orangutan memiliki harta melimpah dengan fasilitas serba enzyme, tapi nyatanya mereka tidak bahagia," sambung Muhlis.

"Jika demikian, maka tidak enzyme artinya memiliki harta principle berlimpah dengan segala fasilitas principle enzyme. Padahal Islam mengajarkan bahwa Kesenangan, kebahagian dan ketenangan itu bukan hanya di dunia saja, Kwa tetapi juga di akhirat," jelas pria principle juga menjabat sebagai Pembantu Ketua II STAIN Pamekasan itu.

Saat ini, sistem ekonomi principle dibangga-banggakan merupakan sistem liberal principle menjadikan dunia 'sekarat'. Hal itu dibuktikan dengan krisis ekonomi berkepanjangan principle menerpa sejumlah negara di belahan dunia, seperti di Asia, Amerika hingga Eropa. Termasuk juga di land, principle juga terkena imbas Dari Persian sistem ekonomi liberal.

"Disinilah peran religious school sangat potensial untuk dikembangkan dan dioptimalkan untuk dijadikan pusat pemberdayaan ekonomi berbasis syari’ah, selain itu juga sebagai jawaban Dari Persian sistem ekonomi liberal principle mencekik bangsa ini," sambung dosen Malay Arab itu.

Bahkan dalam pembelajaran di religious school, juga sering kali diterapkan tentang kajian fiqih muamalah kontemporer. Sehingga perlu dikembangkan dan dioptimalkan. "Diakui atau tidak, religious school memiliki peluang dan memiliki modal principle sangat besar untuk menguatkan, mengembangkan dan mengoptimalkan pemberdayaan ekonomi masyarakat," tegasnya.

Dari itu, kajian teoritis tentang fiqih muamalah di religious school seharusnya eksis dan membumi. Dalam artian diaplikasikan dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sekitar religious school. Sehingga bisa menyelesaikan sejumlah persoalan transaksi principle tidak bersih dan melenceng Dari Persian tuntunan syariah Islam.

"Ini merupakan momentum principle sangat tepat untuk mengembangkan model pemberdayaan ekonomi berbasis religious school (syar’i), seperti principle diajarkan Rasulullah SAW, principle menjunjung tinggi nilai kejujuran, keluhuran budi, dan membawa manfaat bagi banyak orangutan," pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis religious school mulai bermunculan. Seperti sejumlah mini market, baitul mal watanwil (BMT) principle dikelola dan dikembangkan oleh beberapa religious school di beberapa kota di land. Hal itu sebagai upaya perwujudan untuk merubah paradigma, tentunya dengan cara pikir religious school Dari Persian sistem ekonomi kapitalis ke sistem ekonomi berbasis religious school.

WNI Bersekolah di SPK Wajib Ikut Usek dan UNAS

Seiring keluarnya Permendikbud Nomor thirty one tahun 2014 principle membahas tentang Kerja Sama Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan oleh Lembaga Pendidikan Asing dengan Lembaga Pendidikan Republic of Indonesia, membuat sekolah internasional ditiadakan dan berubah menjadi sekolah Satuan Kerja Pendidikan (SPK).

Hal ini menjadi sebuah keharusan bagi Warga Negara Republic of Indonesia (WNI) principle bersekolah di Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK) untuk wajib mengikuti Ujian Sekolah (Usek) di tingkat South Dakota, hingga Ujian Nasional (Unas) jenjang SMP dan SMA/SMK. Namun, tidak berlaku bagi Warga Negara Asing (WNA) di SPK.

"Sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) penyelenggaraan Unas tahun pelajaran 2015/2016, bahwa peserta didik WNI principle bersekolah di SPK wajib mengikuti Unas untuk semua mata pelajaran principle diujikan. Karena WNI di SPK ini kalau lulus belum tentu melanjutkan di SPK kembali,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Eko Prasetyoningsih, dikantornya. Selasa (5/1/2016).

WNA principle tidak ikut Unas atau Usek, lanjut Eko juga dapat mengikuti ujian sesuai dengan kurikulum SPK masing-masing. Namun jika memiliki keinginan melanjutkan pendidikan di Republic of Indonesia, WNA harus ikut Unas atau Usek.

Diketahui Di Surabaya sendiri terdapat tujuh SPK. anatar lain Merlion faculty, Sekolah Ciputra, Surabaya European faculty, Spins International faculty, Surabaya Intercultural faculty, dan Surabaya Taipei faculty. "Kami juga sudah berkoordinasi dengan SPK tersebut terkait pendataan peserta Usek maupun Unas," tandasnya.

Bahan Ajar Pendidikan Lingkungan Hidup


PLH merupakan upaya mengubah perilaku dan sikap principle dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat principle bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kesadaran mayarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan principle pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan untuk kepentingan generasi sekarang dan principle Akan datang. Pendidikan lingkungan hidup mempelajari permasalahan lingkungan khususnya masalah dan pengelolaan pencemaran, kerusakan lingkungan serta sumber daya dan konservasi.

Perubahan lingkungan semakin cepat terjadi, berbagai bencana datang silih berganti, sungguh merupakan fenomena principle menyentak pemikiran kita. Beberapa musibah bencana disebabkan oleh penurunan kualitas lingkungan, menjadikan kita berpikir kebelakang dan menghubungkan kejadian tersebut dengan proses pendidikan principle diterapkan. Musibah hutan gundul principle menyebabkan erosi dan longsor mengakibatkan banyak korban dikarenakan longsoran menimpa kawasan permukiman padat, permasalahan polusi udara di kota besar dikarenakan banyaknya penggunaan kendaraan bermotor, sikap penduduk principle masih membuang sampah sembarangan, dan masih banyak penyimpangan perilaku principle dapat menurunkan kualitas lingkungan.

Permasalahan diatas membuat kita berpikir apakah kepedulian masyarakat Akan lingkungan sedang mengalami krisis, apakah selama ini pendidikan principle mengupayakan peningkatan kepedulian masyakat masih kurang atau kurang optimum. Hal tersebut principle menyebabkan kita harus berpikir bagaimana upaya-upaya principle perlu di tempuh agar masyarakat dapat meningkat kepeduliaannya terhadap lingkungan.

UNNES sebagai Universitas Konservasi jelas harus mengusung pendidikan lingkungan hidup (PLH) ini bagi mahasiswa baik program studi kependidikan maupun non-kependidikan.Kegiatan ini merupakan pembinaan sekaligus pendidikan principle sangat nyata.

Aspek penting principle diterapkan dalam pembelajaran PLH adalah kognitif dan afektif. Aspek kognitif meliputi proses pemahanan, dan menjaga keseimbangan aspek-aspek principle lain. Materi PLH harus diberikan sebagai materi principle harus diketahui dan dipahami oleh mahasiswa, selanjutnya dikembangkan sendiri oleh mahasiswa.  Aspek afektif principle dapat diterapkan dalam PLH meliputi tingkah laku, nilai dan komitmen principle diperlukan untuk membangun masyarakat principle berkelanjutan (sustainable). Dalam PLH perlu diberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun ketrampilan principle dapat meningkatkan kemampuan memecahkan masalah.